Kamu punya caramu. Ini caraku. - Nyovika

Senin, Desember 22, 2014

Dia Malaikat

Sekarang aku tau kenapa ada istilah 'malaikat tak bersayap'
Karna nyatanya tidak semua malaikat muncul dengan cara terbang dari langit.
Iya, karna malaikat nggak selalu datang dari langit, tapi dia bisa muncul dari mana saja, kapan saja dan dengan cara apapun.
Nggak cuma dengan cara terbang bahkan dengan mengejutkan dia bisa saja tiba-tiba muncul.

Ketika kita melihat keatas, tiba-tiba dia menyentuh pundak kita.
Ketika kita melihat kebawah, tiba-tiba dia mencubit pipi kita.
Ketika kita melihat kesamping, tiba-tiba dia berbisik dari sisi yg lain.
Ketika kita melihat kebelakang tiba-tiba dia menarik tangan kita berjalan kedepan.

Itu kenapa malaikat tak selalu butuh sayap untuk menjalankan tugasnya.
Karna dia punya banyak cara tanpa bergantung pada sayap.
Karna dia punya banyak cara tuk melakukan apapun yg dia inginkan.

Entah itu dengan kakinya dia menari dibawah hujan dan membuat setiap tetesnya ikut menari bersamanya.
Entah itu dengan tangannya dia bertepuk tangan membuat bising telinga-telinga yang sepi.
Entah itu dengan hatinya yang tulus dengan do'a disetiap sujud panjangnya.

Aku tau dia ada, bukan ditempat yang jauh sekali, dan bukan dilangit-langit yang tinggi itu.

Dia ada disini.
Entah melihatmu dari jauh. Mengawasi.
Atau menyentuhmu sangat lembut, sampai-sampai kamu tak merasakan hadirnya.
Dia disini.

Read More

Sabtu, Agustus 30, 2014

Nyaman

Nggak perlu alasan yang rumit untuk bisa merasa nyaman.

Karna yang namanya 'merasa' nggak perlu alasan pun juga pasti akan kerasa.

Ketika waktu terasa lebih cepat dari biasanya.
Ketika dinginnya AC tidak lagi membekukan tubuh, membunuh waktu.
Ketika tawa lebih sering muncul dari biasanya, sedikit menghangatkan.

Ketika jabat tangan dan pelukan jadi hal konyol yang mengharukan. Karna biasanya kita lebih senang menghina.

Ketika jadi 'baik' adalah hal yang mewah, karna tidak ada orang baik dan yang mengaku baik.

Kalau 'munafik' sudah bukan jadi masalah?
Terus apalagi?

Hidupmu milikmu sendiri.
Jalani, nikmati, melangkah maju.

Read More

Rabu, Juni 25, 2014

Kamu? Apalagi.

Kafein bisa jadi teman.
Kafein bisa jadi penghangat.
Kafein bisa jadi perayu.
Kafein bisa jadi candu.

Satu cangkir saja cukup malam ini.

Kamu? Sekali saja melihatmu hari ini, kurasa cukup.

Besok malam satu cangkir, besoknya lagi satu cangkir, lalu besoknya satu cangkir lagi.

Kamu? Besok melihatmu lagi walau cuma sekali sehari bukan masalah. Asal besoknya bisa melihatmu lagi. Lalu hari berikutnya bisa melihatmu lagi.

Yang namanya kafein, nggak baik kalau di konsumsi sering-sering nanti bisa bikin ketagihan. Bisa ketergantungan.

Kamu? Apalagi.

Read More

Kamis, Juni 19, 2014

Kamu, Kefeinmu.

Hey kamu pecinta kafein!
Aku disini!
Ketularan kamu jadi salah satu penyuka kafein.

Nikmat sekali kafein ku sore ini.
Tegukan pertama, aku ingat kamu menyodorkan kafein milikmu padaku. Pernah.

Tegukan kedua, aku ingat pernah menolak mentah-mentah kafein pertama yang kamu berikan. Tapi yang kedua kali ternyata berhasil memenuhi kepalaku.

Tegukan ketiga, aku ingat mulai ketagihan dengan kafein ketiga, keempat, kelima, darimu.

Tegukan keempat, aku ingat kamu pecinta kafein. Hasil fermentasi yang dibiarkan lama, hitam, pahit, membuatmu ingin lagi. Ketagihan.

Cukup.
Hey kamu pecinta kafein!
Iya kamu yang cinta kafein!
Kafein yang kamu cinta itu hasil fermentasi yang dibiarkan lama, hitam, pahit, bikin ketagihan kan?

Bukan aku. Aku tidak mau dibiarkan lama. Aku tidak hitam apalagi pahit. Dan sepertinya juga bukan aku yang bisa membuatmu ketagihan.

Ah aku sadar. Kamu cinta kafein.
Entah kafein itu yang mana.
Yang jelas kafein itu bukan aku.

Read More

Social Profiles

Twitter Google Plus LinkedIn RSS Feed Email

Download

Apapun proses yang tengah kamu jalani, percaya deh! Kamu hebat :)

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Angka Hoki

Cari Blog Ini

Translate

Laman

BTemplates.com

About

Copyright © Here I Am | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com